Fungsi Bagian Ekor Dari Sperma Manusia

Fungsi Bagian Ekor Dari Sperma Manusia – Ekor sel yang terdapat pada sperma adalah salah satu bagian yang sangat penting dan memiliki bentuk yang memiliki karakteristik sehingga mudah dikenali, sperma ini sendiri tak hanya memiliki bentuk yang unik dan terdapat banyak sekali kegunaan dan fungsinya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh sebuah University of Gothenburg, Swedia, dan juga di Universitas of Colorado, AS, telah disimpulkan jika ekor pada ujung sperma ini memiliki sebuah struktur spiral.

Meskipun fungsi utamanya belum diketahui secara pasti akan tetapi banyak sekali yang beranggapan jika fungsi yang ditemukan pada struktur ini akan dapat memberikan tambahan pengetahuian bagi kemampuan berenang sperma.

Sebuah tim peneliti yang dibentuk bahkan telah mengungkapkan sebuah teknik yang digunakan untuk mengkombinasikan penggunaan mikroskop elektorn dengan CT scan yang diberi nama dengan Cryogenic Electron Tomography.

Teknik ini sendiri merupakan teknik yang memproduksi sebuah gambar dengan sangat jelas dan juga memiliki tingkat kejelian yang sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk meneliti suatu objek tertentu, selain itu teknik ini dapat digunakan untuk mengambil gambar suatu objek hingga ke ukuran skala nanometer dan akan mengkombinasikannya menjadi sebuah gambar 3D.

Hal ini dikarenakan sel digambarkan membeku di dalam es yang terbebas dari adanya zat kimia yang lainnya yang digunakan untuk menjaga keutuhan struktur sel itu sendiri sehingga membuat protein protein yang terletak di dalam sel ini dapat diobservasi, dikarenakan selam ini apa yang diketahui mengenai ekor dari sel sperma yang berasal dari studi organisme mikroskop contohnya seperti prostista.

Flagella mau pun bagian yang mempunyai bentuk yang mirip dengan benang ini terdapat pada sel sperma yang dibagi dalam tiga bagian yakni di bagian tengah yang mempunyai kandungan mitokondria dan bagian yang merupakan pendorong utama dari bagian yang paling ujung.

Bagian pendorong ini sendiri terbentuk oleh sebuah susunan kompleks yang biasa disebut dengan mikrotubula yang mempunyai hubungan dengan protein. Interaksi di antara dMTs dengan protein ini sendiri membuat flagella berkibas di dalam gaya yang teratur sehingga membuatnya dapat berenang di lingkungan yang sesuai.

Pergerakan dari ribuan protein motor ini sendiri harus lah sangat terkoordinasi di dalam penjelasan yang lebih rinci agar dapat memungkinkan sel sperma untuk bisa berenang, para peneliti di sini bahkkan dapat melakukan perpindahan bahkan atas struktur flagel tersebut yang kemudian menemukan sebuah struktur lain yang terdapat di bagian ujung ekor sel sperma.

Terletak pada bagian ujung flagella di dalam tiap bagian mikrotubula dMTs ini adalah sebuah struktur sel yang belum pernah ditemukan sebelumnya sehigga merupakan sebuah struktur yang mempunyai bentuk spiral.

Menurut para peneliti pun sudah meberikan nama pada struktur ini dengan nama dengan Tail Axoneme Intra-Lumenal Spiral atau juga bisa disebut dengan TAILS. Akan tetapi belum diketahui apa fungsi asli dari TAILS itu sendiri.

Tim peneliti ini sendiri belum mengetahui dengan jelas fungsi asli dari TAILS, namun mereka tetap mempunyai beberapa dugaan atas fungsinya.

Fungsi Bagian Ekor Dari Sperma Manusia

Di dalam sel kelamin pria ada jutaan hingga puluhan juta sel sperma yang sudah siap untuk membuahi sel terlu yang salah satunya nanti akan dibekali dengan beberapa nutrisi dan juga cairan yang bisa menembus kelamin pada wanita dan juga tahan hingga akhirnya bisa mencapai sel telur wanita.

Bentuk dari sperma ini sendiri sangatlah sederhana yakni dengan kepala kecil dan juga ekor yang cukup panjang dan bergerak di antara cairan asam, ekor ini merupakan bentuk modifikasi dari flagel yang menjadi alat gerak sperma untuk dapat berenang di dalam cairan yang pekat dan flagella ini memiliki miktotubulus dan juga digerakkan dengan menggunakan enzim yang sudah dibelah ATP nya atau silia dyeninnya.

Enzim yang berinterksi dengan mikrotubulus ini pada akhirnya menyebabkan egrakan sporadic yang bisa digunakan untuk mendorong sperma yang nantinya akan dapat bergerak ke dalam frekuensi besar pada saat akan memecah hambatan fisik dari sel teru ini.

Meskipun fungsi bagian ekor sperma ini sendiri masih belum dapat dipastikan oleh beberapa ahli namun telah banyak yang meyakini jika bagian ini memiliki tugas dan fungsi yang cukup penting terutama pada proses perkembangbiakan.

Semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan kita, sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *