Konjungsi Subordinatif: Pengertian, jenis dan contoh

Hallo sobat semua, Pernahkan sahabat semua mendengar tending konjungsi subordinatif? Jika belum maka akan sangat tepat sekali bagi sahabat yang mampir ke website kami, karena pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai konjungsi subordinatif.

Berikut ini dalah penjelasannya khusus untuk sahabat semua.

Pengertian Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Subordinatif sendiri merupakan sebuah kata penghubung yang memiliki tugas untuk menghubungkan dua buah frasa, klausa atau pun kalimat yang kedudukannya tidak setara. Contoh kata yang biasa digunakan dalam konjungsi ini adalah antara lain agar, untuk, supaya, sebab, karena, seperti, seakan-akan, jika, sejak, ketika, andaikan, walaupun, bahwa, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Konjungsi Subordinatif

Secara umum Konjungsi Subordinatif sendiri dibagi menjadi beberapa jenis yakni :

  1. Konjungsi Subordinatif Atributif yang merupakan konjungsi yang menghubungkan sbeuah kata atau klausa utama dengan klausa penjelas dengan menggunakan kata hubung “yang”.
  2. Konjungsi Subordinatif Tujuan adalah konjungsi yang menerangkan sebuah hubungan tujuan diantara dua klausa atau kalimat, contoh katanya adalah : agar, supaya, dan biar.
  3. Konjungsi Subordinatif Waktu adalah sebuah konjungsi yang menghubungkan dua kata atau kalimat yang tak sederajat menerangkan sebuah hubungan waktu. Konjungsi ini sendiri dibagi menjadi 4 jenis yakni :
  • Konjungsi Subordinatif Waktu Permulaan contohnya kata : sejak dan juga sedari.
  • Konjungsi Subordinatif Waktu Bersamaan contoh kata : serta, (se)waktu, tatkala, ketika, selama, sambil, sementara, selagi, dan juga seraya.
  • Konjungsi Subordinatif Waktu Berurutan contoh kata : sebelum, begitu, sesudah, susai, sehabis, setelah, dan juga selesai.
  • Konjungsi Subordinatif Waktu Batas Akhir contoh kata : sampai dan hingga.
  1. Konjungsi Subordinatif Pengandaian adalah suatu konjungsi yang saling menghubungkan dua jenis mau pun lebih yang menerangkan sebuah hubungan pengandaian, contoh kata : andaikan, seandainya, seumpamanya, dan juga sekiranya.
  2. Konjungsi Subordinatif Perbandingan adalah suatu konjungsi yang menyatakan mengenai adanya sebuah kesamaan diantara dua kata atau kalimat. Contoh kata : seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, ibarat, bak dan juga alih-alih.
  3. Konjungsi Subordinatif Hasil adalah suatu konjungsi yang menyatakan mengenai salah satu unsur kata atau kalimat yang merupakan sebuah hasil kata atau kalimat sebelumnya, contoh kata : sehingga, sampai(-sampai), dan maka(nya).
  4. Konjungsi Subordinatif Konsesif adalah konjungsi yang menyatakan adanya sebuah keadaan atau kondisi yang berlawanan antara dua kata atau kalimat. Contoh kata : biar(pun), walau(pun), sekalipun, sungguhpun, dan kendati(pun).
  5. Konjungsi Subordinatif Sebab adalah suatu konjungsi yang menyatakan adanya sebuah hubungan sebab di antara dua kata atau pun lebih, contoh kata : sebab, karena, oleh sebab, dan oleh karena.
  6. Konjungsi Subordinatif Alat adalah suatu konjungsi yang menyatakan jika salah satu dari kata atau pun kalimat yang adalah alat dari kegiatan atau aktivitas yang menjelaskan di dalam kata atau kalimat yang sebelumnya, contoh kata : dengan (menggunakan) dan tanpa (menggunakan).
  7. Konjungsi Subordinatif Komplementasi adalah suatu konjungsi yang menjelaskan mengenai sebuah kata atau kalimat yang adalah pelengkao dari kata atau kalimat yang sebelumnya. Contoh kata : bahwa.
  8. Konjungsi Subordinatif Cara adalah konjungsi yang menyatakan jika sebuah kata atau kalimat yang adalah suatu cara dari kegiatan yang telah dijelaskan di dalam kata atau kalimat yang sebelumnya. Contoh kata : dengan dan tanpa.
  9. Konjungsi Subordinatif Perbandingan adalah konjungsi yang digunakan untuk menyatakan adanya sebuah hubungan antara kesamaan atau perbedaan di antara dua kata atau pun kalimat. Contoh kata : sama… dengan, lebih… dari(pada).

Contoh Kalimat Subordinatif

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah contoh kalimat Konjungsi Subordinatif :

  1. Kiki hanya diam saja seolah – olah bukan dia penyebabnya.
  2. Radit mengupas buah mangga dengan menggunakan pisau yang sangat tajam.
  3. Andi berhasil membayar uang SPP dengan menggunakan hasil dari bekerja selama libur sekolah kemarin.

Jadi sekarang kalian semua jelas sudah tahu apa yang dimaksud dengan istilah Konjungsi Subordinatif mulai dari pengertian, jenis jenis kalimat Konjungsi Subordinatif hingga pengertiannya dan semuanya telah kita bahas bersama secara gamblang dan detail di atas.

Teruslah tingkatkan aktifitas belajar kalian dalam semua mata pelajaran yang ada disekolah atau dimanapun tempat kalian menempuh pendidikan, yakinlah bahwa itu akan sangat berguna untuk ilmu pengetahuan kalian semua kedepan, Semoga bermanfaat bagi kalian semua dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *