Liberalisasi ekonomi adalah

Liberalisasi (ekonomi) terdiri dari proses mengurangi atau menghilangkan batasan atau regulasi yang sebelumnya diberlakukan pada suatu pasar.

Tujuan liberalisasi ekonomi adalah untuk memungkinkan persaingan bebas para pelaku mengarah pada keseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar. Dalam konteks ini, intervensi negara harus minimal.
Dasar-dasar liberalisasi ekonomi

Liberalisasi didasarkan pada gagasan bahwa pasar bebas dan persaingan mampu membawa perekonomian ke ekuilibrium yang efisien. Dengan cara ini, mempromosikan produktivitas dan pertumbuhan negara.

Intervensi regulasi, sebaliknya, akan mengalami beberapa kegagalan, di antaranya adalah:

  • Regulasi tidak lepas dari intervensi politik: Regulator dapat ditangkap oleh kelompok yang kuat (seperti perusahaan besar atau partai politik). Mereka mencoba mempengaruhi agar regulasi lebih berpihak pada kepentingan mereka sendiri dan bukan untuk kepentingan bersama.
  • Informasi yang tidak mencukupi: Sekalipun regulator memiliki niat baik, mereka tidak selalu memiliki informasi yang diperlukan untuk semua keputusan regulasi yang optimal.
  • Biaya: Regulasi melibatkan biaya administrasi yang signifikan, potensi kesalahan, dan efek samping.

Kegiatan untuk meliberalisasi ekonomi

Liberalisasi ekonomi diekspresikan dalam beberapa kegiatan, antara lain:

  • Penghapusan atau pengurangan regulasi di pasar: Jadi, misalnya, kita memiliki penghapusan kontrol harga, pangsa pasar, pembatasan jumlah perusahaan, dll.
  • Memprivatisasi perusahaan publik: Artinya, menyerahkan administrasi perusahaan yang sebelumnya dikelola oleh Negara di tangan pihak swasta.
  • Mengurangi atau menghilangkan bantuan yang diberikan kepada kelompok perusahaan atau orang tertentu: Jadi, misalnya, kami memiliki penghapusan subsidi kepada eksportir atau penghapusan bantuan ekonomi preferensial kepada produsen nasional.
    Pengurangan atau penghapusan pajak atas konsumsi barang atau jasa tertentu.

Pengaruh liberalisasi ekonomi

Liberalisasi ekonomi berhasil di beberapa pasar. Misalnya, liberalisasi sektor telekomunikasi di beberapa negara Eropa dan Amerika Latin telah menyebabkan penurunan tarif yang signifikan, peningkatan kualitas layanan, inovasi dan pertumbuhan yang lebih besar di sektor tersebut.

Sekalipun demikian, harus disebutkan bahwa proses liberalisasi juga dapat menyiratkan penyesuaian yang menyakitkan bagi perusahaan atau agen yang diuntungkan dari regulasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *